Dokumentasi / Mengatasi masalah

Mengatasi masalah

Hampir semua masalah pemasangan berujung pada tiga hal: DNS, firewall penyedia cloud, atau port 25 keluar yang diblokir. Berikut cara mengenali dan memperbaiki masing-masing.

Panel tak mau terbuka di domain saya

  • http://IP-server/ bisa, tapi domainnya tidak — DNS-nya belum jalan. Cek panel.domainanda.com di dnschecker.org (tipe A). Kalau kosong, catatan DNS atau nameserver Anda belum disetel — lihat Arahkan domain Anda.

  • Domainnya tak punya nameserver sama sekali — delegasi di registrar belum terbit, atau Anda membuat catatan di layanan DNS yang bukan otoritatif. Periksa NS di dnschecker.org (tipe NS); kalau kosong atau salah, perbaiki nameserver di registrar, atau pindahkan ke Cloudflare.

  • Nameserver sudah menunjuk ke suatu tempat, tapi tetap tak bisa dipanggil ("REFUSED") — layanan DNS-nya sebenarnya tidak melayani zona itu. Aktifkan pengelolaan DNS di sana, atau pindahkan domainnya ke Cloudflare (ia selalu melayani zona begitu ditambahkan).

    Ini yang paling sering terjadi di Rumahweb: nameserver mereka menjawab REFUSED untuk domain yang DNS-nya tidak mereka kelola, jadi domain Anda benar-benar mati sampai dipindahkan.

HTTPS belum aktif (gembok tidak muncul)

HTTPS menyala sendiri dalam ±5 menit begitu panel.domainanda.com menunjuk ke server. Kalau belum:

  • Pastikan A record-nya menunjuk ke IP yang benar (dnschecker.org).
  • Pastikan port 80 dan 443 terbuka di firewall penyedia cloud Anda.
  • Kalau memakai Cloudflare, setel catatan panel ke DNS only (awan abu-abu), jangan diproksi.
  • Untuk memaksanya sekarang: masuk lewat SSH sebagai root dan jalankan sudo nimbopanel-enable-https.

Pelanggan tak bisa mengirim surel / surel keluar memantul atau kehabisan waktu

Hampir selalu karena port 25 keluar diblokir penyedia. Siapkan relay SMTP di port 587 — lihat Keterkiriman & pengiriman surel. Relay yang bekerja terlihat sebagai status=sent di log surel.

Surel terkirim, tapi masuk folder spam

Pesannya belum terotentikasi penuh. Pastikan ketiganya terbit dan lolos untuk domain pengirim:

  • SPF memuat relay Anda (mis. include:spf.brevo.com).
  • DKIM — domainnya sudah terverifikasi di relay, dan catatan DKIM-nya ada di DNS Anda.
  • DMARC — ada catatan v=DMARC1; p=none; … (Nimbopanel menambahkannya per domain).

Surel masuk tak pernah tiba

  • Pastikan MX record domain menunjuk ke mail.domainanda.com, dan mail.domainanda.com memang menunjuk ke server Anda.
  • Pastikan port 25 masuk terbuka di firewall cloud Anda (port 25 masuk hampir tak pernah diblokir — yang diblokir biasanya hanya yang keluar).

Halaman alat (webmail, phpMyAdmin) menampilkan galat atau tak mau terbuka

  • phpMyAdmin menjawab 401 tanpa sesi panel — itu memang seharusnya; bukalah dari dalam panel (masuk sekali jalan).
  • Webmail / sebuah situs menjawab 502 — layanan PHP mungkin baru dimulai ulang. Periksa dengan systemctl status. Kalau berlanjut, jalankan pemutakhir lagi (sudo nimbopanel update) untuk memasang ulang konfigurasi terkelola.
  • Di AlmaLinux/Rocky, phpMyAdmin dan webmail memang tidak ada — itu batasan yang disengaja pada keluarga RHEL, bukan kerusakan. Pakai alat Databases → Import / Restore di panel, yang justru tanpa batas ukuran.

Semua situs tiba-tiba mati sekaligus

Kalau setiap situs berhenti bersamaan, biasanya php-fpm yang tidak jalan. Periksa dengan systemctl status php*-fpm. Kalau ia menolak menyala dengan pesan Address already in use padahal tak ada proses php-fpm yang hidup, ada berkas soket basi yang tertinggal dari proses yang mati mendadak — versi terbaru Nimbopanel membersihkannya sendiri sebelum menyala.

Tempat mencari petunjuk

  • Log panel + layanan ada di jurnal systemd: journalctl -u nimbopanel -n 50.
  • Hasil pengiriman surel: journalctl -t postfix/smtp --since -10min (cari status=sent / status=bounced).
  • Log pemasangan ada di /var/log/nimbopanel-install.log.

Masih buntu? Catat gejalanya persis dan baris log yang relevan — biasanya itu sudah cukup untuk menemukan sumbernya dengan cepat.